Sekolah Khusus Negeri 1 Pangkalan Bun (SKHN 1 Pangkalan Bun) telah melaksanakan Program Magang Penguatan Kompetensi Guru Fasilitator Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Angkatan 2 yang diikuti oleh 10 guru Sekolah Dasar dari berbagai sekolah di Kabupaten Kotawaringin Barat. Program magang ini berlangsung selama 12 hari, mulai tanggal 19 hingga 30 Januari 2026, dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memberikan layanan pendidikan yang inklusif dan ramah terhadap peserta didik berkebutuhan khusus.
Selama kegiatan magang, para peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar secara langsung mengenai praktik pembelajaran bagi Anak Berkebutuhan Khusus, pengelolaan kelas inklusif, penyusunan program pembelajaran individual, serta strategi pendampingan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan melalui observasi kelas, diskusi, praktik terbimbing, serta refleksi bersama guru-guru fasilitator di SKHN 1 Pangkalan Bun.
Program Magang Penguatan Kompetensi Guru Fasilitator ABK Angkatan 2 ini ditutup secara resmi pada akhir kegiatan oleh BapakĀ DIEN FAHRIYANDY, S.T., M.P.Sc., M.Eng, selaku Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan komitmen para peserta magang dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Beliau juga menekankan pentingnya peran guru sebagai garda terdepan dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh peserta didik.
Lebih lanjut, beliau berharap agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama magang dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing, sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus di tingkat sekolah dasar. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung penguatan kompetensi guru serta pengembangan pendidikan inklusif di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Dengan berakhirnya Program Magang Penguatan Kompetensi Guru Fasilitator ABK Angkatan 2 ini, SKHN 1 Pangkalan Bun berkomitmen untuk terus berperan aktif sebagai pusat belajar dan berbagi praktik baik dalam pendidikan khusus dan inklusif, serta mendukung peningkatan profesionalisme guru demi tercapainya layanan pendidikan yang optimal bagi semua anak.